PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 01/09/16 –  Emas mencatatkan penurunan bulanan pertama sejak Mei terkait harapan yang berkembang bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga AS tahun ini dan karena melambatnya pembelian melalui bullion-backed funds.

Ini pertama kalinya emas telah turun pada bulan Agustus sejak 2009, dengan logam umumnya menguat terhadap permintaan perhiasan menjelang musim pernikahan dan festival di India, konsumen terbesar setelah China. Harga emas merosot 3,4 persen bulan ini setelah melonjak 25 persen pada semester pertama tahun ini karena kekhawatiran ekonomi memicu permintaan untuk logam sebagai haven.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,4 persen untuk menetap di $ 1,311.40 per ons pada pukul 01:53 siang di Comex New York, turun untuk bulan kedua dalam tahun ini.

Investor saat ini melihat data pekerjaan AS yang di rilis hari Jumat sebagai petunjuk lebih lanjut tentang kekuatan ekonomi. Trader melihat kemungkinan The Fed akan menaikkan biaya pinjaman bulan depan sebesar 36 persen, naik dari 18 persen pada awal Agustus. Kemungkinan peningkatan pada bulan Desember sebesar 60 persen. Laporan tentang payrolls di sektor swasta menunjukkan perusahaan menambah pekerja untuk payrolls AS bulan ini sejalan dengan proyeksi, menambah tanda-tanda dari pasar tenaga kerja yang stabil.(frk)

Sumber: Bloomberg