KPF BALI 18/05/16 – Emas tenggelam setelah dua pejabat Federal Reserve mengindikasikan kemungkinan setidaknya dua kenaikan suku bunga AS tahun ini, meningkatkan dolar dan mengurangi permintaan bullion menjelang rilis menit dari pertemuan para pembuat kebijakan Fed yang diselenggarakan pada bulan April.

Bullion untuk pengiriman segera berada 0,6 persen lebih rendah ke level $ 1,270.76 per ounce dan diperdagangkan di leve $ 1,271.74 pada pukul 3:25 siang waktu Singapura, menurut harga publik Bloomberg. Penurunan in menghentikan tiga hari keuntungan seiring penguatan mata uang AS ke level tertinggi sejak akhir Maret.

Emas sudah rally 20 persen tahun ini seiring melambatnya pertumbuhan global membantu untuk meredam kemungkinan pengetatan kebijakan AS. Harga emas turun sekarang dikarenakan investor mencari petunjuk lebih lanjut tentang apakah Fed benar-benar akan menahan suku bunga sepanjang 2016. Pada hari Selasa, Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart dan San Francisco John Williams berdua mengatakan setidaknya dua kenaikan dapat dibenarkan tahun ini seiring ekonomi yang terus berkembang. Kedua pejabat mengatakan pasar tidak memberikan berat yang cukup untuk kemungkinan pergerakan pada suku bunga pada bulan Juni, di saat pertemuan berikutnya para pembuat kebijakan AS. (sdm)

Sumber: Bloomberg