KPF BALI 11/06/14 -Emas menahan mendekati level tertingginya dalam hampir 2 pekan terakhir akibat spekulasi beberapa investor menurunkan spekulasi terkait turunnya harga terhadap tanda-tanda pulihnya ekonomi AS. Sementara itu, Palladium mendekati level 3 tahun tertingginya.

Kepemilikan emas, atau spekulasi terkait turunnya harga, mencapai level tertingginya sejak Januari lalu pada 3 Juni lalu, hal itu menurut rilis data dari U.S. Commodity Futures Trading Commission. Kemudian bullion mencatat kenaikan 1.5%, memangkas penurunan pekan lalu sebesar $1,240 per ounce, hal itu juga akibat dari ECB (European Central Bank) yang menjadi bank sentral pertama menerapkan suku bunga deposito negatif.

Tanggal 3 Juni lalu emas turun ke level 4 bulan terendahnya. Rilis data AS besok diperkirakan penjualan ritel Mei lalu naik, setelah rilis pekan lalu menunjukkan jumlah tenaga kerja melampui dari level tertinggi sebelumnya, sehingga menyebabkan ekuitas AS berada pada rekornya. Palladium, yang digunakan sebagai peralatan kendali polusi mobil, naik 19% sepanjang tahun 2014 ini akibat para pekerja tambang di Afrika Selatan melaukan pemogokan sejak Januari lalu. Sedangkan pembicaraan yang 2 hari lalu berakhir tidak menghasilkan solusi.

Bullion untuk pengiriman segeran naik 0.1% ke level $1,261.07 per ounce pukul 9:06 pagi waktu London, menurut harga dari Bloomberg. Kemarin bullion mencapai level $1,263.66, tertinggi sejak 28 Mei lalu. Emas untuk pengiriman bulan Agustus naik 0.1% ke level $1,261.20 di Comex, New York. Volume perdagangan berjangka sebesar 50% dibawah rata-rata 100 hari lalu, menurut rilis data dari Bloomberg.