KPF BALI 06/06/16 – Emas mengalami kenaikan setelah laporan pekerjaan AS yang lemah mengisyaratkan bahwa Federal Reserve kemungkinan menunda kenaikan suku bunga di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi yang sedang goyah. Saham perusahaan emas melonjak.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,241.73 per ons pada pukul 11:04 siang waktu Singapura dari level sebelumnya $ 1,244.20 pada hari Jumat ketika melonjak 2,7 %, menurut harga dari Bloomberg. Logam menguat karena para pedagang mengurangi spekulasi bahwa The Fed akan mengetatkan kebijakan moneter pada bulan Juni atau Juli.

AS menambahkan sebanyak 38.000 pekerja di bulan Mei, paling sedikit sejak September 2010, menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat. Kemungkinan kenaikan bulan Juni tersirat oleh perdagangan berjangka, yang telah meningkat 34 % pada bulan lalu, jatuh hanya 4 %. Ketua Fed Janet Yellen akan membahas pada Dewan Urusan Dunia Philadelphia, Senin. Pada hari Jumat, Indeks mata uang dolar melemah ke level terendahnya sejak 11 Mei lalu. (knc)

Sumber : Bloomberg