KONTAK PERKASA FUTURES – Efek Referendum Inggris Berlanjut

KONTAK PERKASA FUTURES BALI – Pada hari ini pasar minyak dunia masih tertekan akibat efek dari referendum di Inggris. Setelah waktu pagi harinya melesat naik ke $48,9 per barel Brent, harga kemudian terperosok turun ke $46,7 pada malam harinya, memperbarui posisi terendahnya sejak 11 Mei, dan hanya setelah itu harga berlahan – lahan pulih. Emas hitam pada Selasa pagi diperjual belikan di level $47,9. Harga minyak dapat berubah ketika laporan stok minyak di API diumumkan pada akhir sesi perdagangan di Amerika.

Sementara pada bursa saham, pagi hari bursa – bursa di Asia diperjual belikan bervariatif, dan tetap berada di bawah pengaruh proses perceraian antara Inggris dan Uni Eropa. Nikkei 225 tumbuh 0,6 persen, ASX Australia turun 0,5 persen. Shanghai Composite naik 0,1 persen dan Hang Seng turun 0,8 persen. Kontrak berjangka S&P 500 diperdagangkan di level 2.003, atau 0,9 persen lebih tinggi dari level penutupan perdagangan satu hari sebelumnya.

Pasangan EUR USD setelah turun tajam pada Jumat minggu lalu, sekarang mulai stabil saat hasil referendum di Inggris diketahui. Pada hari kemarin, kurs diperjual belikan di kisaran 1.0970 – 1.1070. Dan pada Selasa pagi, kurs berlahan – lahan mulai naik dari 1.1010 menuju 1.1050. Untuk jadwal berita penting, hari ini akan ada pidato Presiden ECB, M. Draghi. Di AS akan dirilis data PDB dan indeks harga belanja konsumsi perorangan Q1, indeks harga rumah bulan April serta indeks kepercayaan konsumen bulan Juni – KONTAK PERKASA FUTURES

Sumber : id.investing.com