KPRF BALI – 16/05/16 Indeks dolar bertahan di atas level tertinggi enam minggu yang dicapai Jumat lalu setelah meraih kenaikan terbesar belanja konsumen AS dalam setahun mendorong pasar untuk berspekulasi bahwa pedagang akan meningkatkan ekspektasi untuk kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Mata uang AS naik terhadap yen sebelum pembacaan dari pertemuan terakhir Fed yang dirilis Rabu nanti. Dolar Australia jatuh ke level terendah dalam 10 minggu dan mata uang Selandia Baru turun menyusul laporan dari China yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan di negara Asia yang tercatat sebagai pasar ekspor terbesar bagi kedua negara tersebut.

Bloomberg Spot Indeks Dollar menguat 0,1 persen pada pukul 11:54 siang waktu Tokyo, menambah kenaikan 2,3 persen selama dua minggu terakhir yang membawanya ke penutupan tertinggi sejak 29 Maret Jumat lalu. Greenback bertambah 0,2 persen ke level ¥ 108,88 dan sedikit berubah ke level $ 1,1310 per euro. (sdm)

Sumber: Bloomberg