KPF BALI 16/05/16 – Dolar dekati level enam minggu tertinggi terhadap mata uang utama seiring membaiknya data ekonomi AS memicu spekulasi bahwa dorongan untuk menaikan suku bunga pada tahun ini, dan kemungkinan secepatnya bulan depan, hanya menjadi lebih mungkin.

Greenback menguat terhadap yen setelah laporan hari Jumat menunjukkan lonjakan terbesar dalam belanja konsumen di AS dalam setahun terakhir. Sementara kemungkinan kenaikan harga suku bunga di pasar berjangka tidak bergerak dari 4 % untuk bulan Juni dan 53 % di bulan Desember, investor akan menunggu risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve, hari Rabu sebagai petunjuk pada jalur kebijakan.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang mengukur mata uang AS terhadap 10 mata uang utama lainnya, sedikit berubah pada level 10:35 pagi waktu London, setelah 2,3 %, dua minggu sebelumnya pada hari Jumat yang dapat mengirim ke level tertinggi sejak 6 April lalu.

Yen melemah 0,3 % ke level 108,93 per dolar, memperluas dua minggu penurunan sementara euro sedikit berubah pada level $ 1,1317, setelah pada hari Jumat merosot ke level terendahnya pada bulan ini. (knc)

Sumber : Bloomberg