KPF BALI 08/01/14 – Hari Kamis pagi ini bursa saham Shanghai terpantau mengalami pergerakan terbatas (8/1). Bursa saham Shanghai dibuka turun tipis, nyaris flat di tengah aksi ambil untung teknikal yang dilakukan oleh para investor. Selama tiga sesi pertama pekan ini bursa saham membukukan kenaikan yang signifikan didukung oleh harapan stimulus oleh bank sentral dan pemerintah Tiongkok.

Hari ini sentiment di pasar Asia tampak positif setelah Wall Street ditutup naik dini hari tadi. Sentiment positif tersebut menyebar dan membawa bursa Jepang dan Korea Selatan juga menguat.

Indeks komposit Shanghai yang merupakan indeks benchmark di bursa Tiongkok telah mengalami rally sebesar 64 persen selama satu tahun belakangan. Indeks tersebut menjadi indeks dengan kinerja terbaik di dunia pada tahun 2014 lalu. Para pelaku pasar hari ini tampaknya akan mengalami konsolidasi menantikan data inflasi konsumen dan produsen yang akan dirilis Jumat besok.

Inflasi konsumen diperkirakan meningkat menjadi 1.5 persen di bulan Desember lalu, dibandingkan level 1.4 persen yang terjadi pada bulan November. Sedangkan indeks harga produsen tampaknya masih akan mengalami penurunan atau mengalami deflasi untuk 34 bulan berturut-turut. Dengan tingkat inflasi yang masih jinak tersebut bank sentral Tiongkok akan memiliki ruang yang lebih besar untuk menurunkan suku bunga acuan.

Hari ini indeks benchmark di bursa Tiongkok tampak mengalami pergerakan retreat teknikal dan terbatas. Indeks komposit Shanghai melemah tipis saja sebesar 35.64 poin atau 1.06 persen dan berada pada posisi 3338.95 poin.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark yaitu indeks komposit Shanghai di bursa saham Tiongkok pada perdagangan hari ini masih berpotensi untuk rebound dan berakhir di teritori positif. Tampaknya dukungan fundamental berupa harapan stimulus yang lebih besar masih menjadi faktor yang mengangkat kinerja di bursa Shanghai.

Indeks komposit Shanghai di bursa Tiongkok pada perdagangan hari ini berpotensi untuk mengetes level resistance 3390 dan 3420 poin. Sementara itu jika terjadi penurunan yang makin tajam indeks ini akan menemui support pada 3340 dan 3300 poin.