KPF BALI  10/11/14 -Bursa saham Korea Selatan tampak mengalami peningkatan pada perdagangan pertama pekan ini (10/11). Pergerakan di bursa saham Asia sendiri hari ini cenderung mixed setelah Wall Street berakhir mixed pada perdagangan akhir pekan lalu.

Bursa saham Amerika Serikat berakhir mixed dengan pergerakan terbatas indeks Dow Jones naik tipis saja sebesar 0.1 persen. S&P ditutup nyaris flat. Data NFP di bulan Oktober mengalami peningkatan yang lebih kecil dari ekspektasi. Sementara itu tingkat pengangguran turun ke level paling rendah dalam enam tahun belakangan. Hari ini para pelaku pasar fokus pada data inflasi Tiongkok.

Saham-saham lapis biru bergerak positif di awal perdagangan hari ini, memberikan dukungan bagi pergerakan bursa saham Seoul. Samsung Electronics tampak mengalami peningkatan sebesar 20000 won ke level 1226000 won. Posco terangkat menguat sebesar 2500 won menjadi 304500 won.

Dari sektor otomotif pergerakan harga saham tampak positif. Hyundai Motor mengalami peningkatan sebesar 3000 won atau 1.85 persen menjadi 165000 won. Saham Kia Motors mengalami peningkatan sebesar 500 won ke level 54000 won.

Indeks spot Kospi tampak mengalami peningkatan yang cukup signifikan. indeks spot tersebut menguat sebesar 14.91 poin atau 0.77 persen ke level 1954.78 poin.

Indeks berjangka Kospi 200 mengalami pembukaan pada posisi 249.30 poin pagi ini. Indeks berjangka tersebut mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 100 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka sudah bergerak ke sedikit menguat dan mencapai level 251.15.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka di bursa saham pada perdagangan hari ini tampak mengalami kenaikan signifikan tampak dari kondisi teknikalnya. Indeks berjangka saat ini sudah mencapai posisi paling tinggi sejak tanggal 7 Oktober atau lebih dari satu bulan belakangan.

Hari ini indeks berjangka Kospi 200 berpotensi untuk mengetes level resistance di 252.00. Jika level resistance tersebut berhasil ditembus indeks berpotensi makin menguat ke level resistance kedua yaitu 253.00 poin. Sementara itu level support harian yang akan ditemuinya adalah 250.00 – 249.00 poin.

Indikator teknikal parabolic SARS menunjukkan bahwa Kospi secara umum masih bergerak dalam pola menguat. Kemarin indeks Kospi berjangka bergerak di level lowest – highest 247.30 – 248.70 poin.