PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 25/07/16 – Bursa saham Asia menguat pada hari Senin setelah setelah data perdagangan Tokyo lebih baik dari harapan dan menyebabkan pelemahan yen, dengan investor memandang ke depan pada ulasan kebijakan Bank of Japan pada akhir minggu ini.

Nikkei 225 naik 0,38% setelah neraca perdagangan disesuaikan datang dengan surplus ¥33 miliar, lebih baik dari ¥24 miliar terlihat dan impor mereda 18,8%, kurang dari penurunan 19,7% yang diharapkan serta ekspor turun 7,4%, lebih rendah dari penurunan 11,6% terlihat. Keseluruhan neraca perdagangan datang dengan surplus ¥693 miliar, lebih baik dari yang diharapkan ¥495 miliar.

S&P/ASX 200 menguat 0,60%, sedangkan Komposit Shanghai terdorong 0,33%.

Pekan lalu, bursa saham AS kembali memasuki wilayah rekor pada hari Jumat, menyelesaikan minggu lalu dengan keuntungan positif berturut-turut. Kinerja kuat dari pasangan raksasa telekomunikasi, melebihi kerugian General Electric (NYSE:NYSE:GE) menyusul pendapatan kuartalan yang tenang dari para konglomerat multinasional.

Dow Jones Industrial Average memperoleh 53,62 atau 0,29% ke 18,570.85, sedangkan Indeks Komposit S&P 500 bertambah 9,86 atau 0,46% ke 2,175.03, dengan ekuitas AS tetap pada laju bulanan terkuatnya sejak Maret.

Indeks tersebut sebagian besar tetap di wilayah rekor dalam dua minggu terakhir, terdukung sinyal perlambatan pertumbuhan di kawasan euro dan Jepang, serta anjloknya imbal hasil obligasi global telah mengirim investor melarikan asetnya ke tempat yang aman, yaitu di saham Wall Street. S&P 500 mengakhiri pekan di level penutupan tertinggi dalam catatan.

Indeks Komposit NASDAQ, sementara itu, naik 26,26 atau 0,52% ke 5,100.16, bergerak sekitar 2% dari rekor tertinggi.