PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 02/09/16 – Bursa saham Asia sebagian besar melemah pada hari Jumat dalam satu hari dengan data regional yang sepi. Pedagang tidak melakukan transaksi apapun menjelang rilis data penting upah pekerjaan AS yang akan memainkan peran utama dalam menentukan ruang lingkup kenaikan suku bunga Fed dalam beberapa minggu mendatang .

Perkiraan konsensus adalah bahwa data akan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan sebesar 180.000 di bulan Agustus, menyusul kenaikan 255.000 pada bulan sebelumnya.

Sebuah laporan upah non-pertanian yang kuat akan memperkuat pandangan bahwa kenaikan suku bunga AS pada bulan September mungkin terjadi, setelah sinyal optimis dari pejabat senior Fed dalam beberapa hari terakhir menghidupkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga jangka pendek.

Nikkei 225 berkurang 0,22% dan S&P/ASX 200 tertekan 0,73%. Komposit Shanghai menyisihkan keuntungan 0,02%.

Semalam, bursa saham AS bervariasi setelah penutupan, dengan keuntungan diraih sektor Teknologi, Bahan Dasar dan Layanan Konsumen yang memimpin saham lebih tinggi sedangkan kerugian diderita dalam sektor Utilitas, Keuangan dan Minyak & Gas memimpin saham lebih rendah.

Pada penutupan di NYSE, Dow Jones Industrial Average naik 0,10%, sedangkan Indeks S&P 500 menurun 0,01%, dan Indeks Komposit NASDAQ naik 0,27%.