PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 06/09/16 – Bursa saham Jepang menguat untuk hari kelima karena yen melemah dan investor mempertimbangkan kemungkinan stimulus dari bank sentral.

Indeks Topix naik 0,5 persen menjadi 1,350.33 pada istirahat perdagangan di Tokyo dengan perbankan dan perusahaan asuransi berada di antara kelompok-kelompok yang berkontribusi paling besar untuk penguatan. Indeks Nikkei 225 naik 0,2% menjadi 17,074.27. Ekuitas berada dalam pola bertahan dengan pasar AS ditutup untuk liburan Hari Buruh pada hari Senin kemarin dan komentar oleh Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menyisakan keterbukaan untuk interpretasi arah kebijakan moneter bank sentral Jepang berikutnya. Yen melemah terhadap dolar tetapi memangkas kerugian setelah Koichi Hamada, penasihat ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe, mengatakan BOJ harus menunggu sampai setelah Federal Reserve AS bertindak memutuskan suku bunga.

Hamada mengatakan risiko BOJ memiliki upaya dibayangi jika mengembang stimulus moneter pada pertemuan kebijakan pada 21 September dan The Fed kemudian hanya jam kemudian memutuskan untuk mempertahankan suku bunga AS tidak berubah.

Kuroda menolak untuk mengesampingkan inisiatif baru untuk memicu inflasi setelah bank sentral melakukan kajian komprehensif dari kebijakan dan efektivitas mereka, sementara itu juga menahan diri dari menentukan apa yang mungkin dianggap sebagai pilihan lain di luar tiga bidang kebijakan saat bertindak.(frk)

Sumber: Bloomberg