KPF BALI 01/12/14 -Pada perdagangan di bursa saham Jepang pagi hari ini terjadi kenaikan yang cukup signifikan (1/12). Mengawali perdagangan pertama di bulan Desember ini bursa saham Jepang tampak beriskap optimis. Para pelaku pasar mengabaikan sentimen negatif akibat penurunan harga minyak mentah. Untuk hari ini para investor fokus pada rilis data ekonomi Tiongkok.

Data PMI manufaktur final Tiongkok baik yang resmi maupun yang dirilis oleh HSBC akan diumumkan hari ini. PMI manufaktur final untuk Jepang juga akan diumumkan. Diperkirakan angka PMI manufaktur tidak akan berubah (stagnan) dari PMI bulan Oktober sebelumnya.

Data yang sudah dirilis dari Jepang pagi ini adalah capital spending kuartal ketiga lalu. Terjadi kenaikan sebesar 5,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini jauh lebih besar dibandingkan prediksi kenaikan sebesar 2.1 persen.

Untuk perdagangan hari ini saham-saham eksportir tampak menjadi punggawa kenaikan di bursa saham. Toyota mengalami kenaikan sebesar 86 yen menjadi 7400 yen. Sony bergerak naik sebesar 55.5 yen ke posisi 3655.5 yen. Mazda bukukan kenaikan sebesar 64 yen menjadi 3129.5 yen.

Hari ini indeks spot Nikkei terpantau alami peningkatan yang signifikan. Indeks spot Nikkei dibuka menguat sebesar 113.00 poin atau 0.65 persen menjadi 17572.95 poin. Indeks Topix mengalami kenaikan yang lebih besar dari Nikkei yaitu 0.92 persen.

Indeks berjangka Nikkei 225 mengalami pembukaan pada posisi 17425 pagi ini. Indeks berjangka tersebut mengalami kenaikan yang lumayan sebesar 30 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Saat ini indeks berjangka makin maju dan berada pada posisi 17640 poin.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka di bursa saham pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan lanjutan meskipun akan terbatas. Indeks berjangka Nikkei masih berada dalam pola menguat yang didukung oleh sentimen positif fundamental. Pada perdagangan Jumat pekan lalu indeks berjangka tersebut mengalami pergerakan di kisaran 17290 – 17510 poin.

Untuk perdagangan hari ini indeks berjangka berpotensi untuk mengetes level resistance di posisi 17720 poin. Level support kedua akan ditemui di posisi 17800. Sedangkan jika indeks berbalik melemah maka support akan ditemui pada 17500 poin dengan support kedua di level 17400 poin.