KPF BALI 12/11/14 – Indeks saham Cina mengalami penurunan untuk hari kedua setelah pemberi pinjaman yang terdaftar ganda di Cina daratan merosot di tengah spekulasi bahwa harga mereka semakin naik setelah mengalami reli dalam minggu ini terkait optimisme integrasi saham akan meningkatkan pendapatan.

Bank of China Ltd. merosot 3,2% setelah kemarin melonjak sebesar 10% di Shanghai menyapu bersih diskon untuk saham Hong Kong yang terdaftar. Industrial & Commercial Bank of China Ltd., pemberi pinjaman terbesar di negara itu, turun 1,3%, menghentikan dua hari, reli sebesar 6,7%. Goertek Inc, pemasok Apple Inc memimpin kenaikan bagi perusahaan teknologi.

Indeks Shanghai Composite turun 0,2% menjadi 2,464.56 pada pukul 09:59 pagi waktu setempat, bahkan dua saham naik untuk setiap satu saham yang turun. Lebih dari 330 miliar yuan ($ 54 miliar) saham berpindah tangan di Shanghai kemarin, terbesar sejak Bloomberg mulai mengumpulkan data pada tahun 2005. Lonjakan perdagangan terjadi sehari setelah regulator mengumumkan bahwa tanggal 17 November akan menjadi tanggal dimulainya integrasi saham antara Hong Kong dan Shanghai.

Indeks Hang Seng China Enterprises naik untuk hari ketiga, menambahkan 0,4%. Indeks Hang Seng Cina AH Premium turun 1,4% menjadi 100,79, menuju penurunan terbesar dalam dua bulan. Indeks Hang Seng naik 0,1%. Indeks CSI 300 turun 0,5%.

Shanghai Composite telah naik 17% tahun ini di tengah spekulasi bahwa pemerintah akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk mendukung perekonomian dan setelah dana-dana mengalir ke ekuitas Cina menjelang integrasi.(frk)

Sumber : Bloomberg