KPF BALI 26/05/16 – Mata uang dengan kinerja terburuk kedua di antara mata uang G10 pada tahun 2016 yakni dolar Australia terlihat memilik prospek untuk mengalami kerugian lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang seiring terdapatnya gangguan dari faktor global dan domestik.

Pada hari Kamis pukul 6:25 sore waktu Australia bagian Timur, dolar Australia diperdagangkan di level $71.86 sen, dibandingkan dengan level $71.97c pada saat yang sama pada hari Rabu.

Morgan Stanley memperkirakan dolar Australia akan diperdagangkan mendekati level US65.00 pada akhir tahun depan dikarenakan melambatnya ekonomi, meningkatnya pengangguran dan kondisi yang memaksa RBA untuk memangkas suku bunga. (sdm)

Sumber: theaustralian