PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 30/11/2018 – Dolar Australia berada di level tinggi terhadap Dolar AS pada perdagangan hari Kamis kemarin (29/11), dipicu oleh Statement dovish ketua The Fed. Secara keseluruhan, AUD berhasil mempertahankan kenaikannya, tapi cenderung terkonsolidasi jelang pertemuan antara Trump dan Xi Jinping akhir pekan ini.

Dolar Australia menanjak terhadap Dolar AS selama sesi Asia dan Eropa, sebelum akhirnya kembali turun di sesi New York. AUD sedikit bereaksi terhadap rilis notulen FOMC, sehingga pagi ini Dolar Australia kembali menguat. Data yang dihimpun pada sesi perdagangan Asia hari ini (30/11), mencatat pair AUD/USD menguat 0.04 persen ke level 0.73206.

AUD/USD - 30 November 2018

Di samping itu, Dolar Australia juga menguat tipis 0.07 persen terhadap Yuan, naik 0.21 persen terhadap Dolar Kanada, menguat 0.38 persen terhadap Dolar NZ, dan menguat 0.51 persen terhadap Pound. Sebaliknya, AUD justru melemah tipis terhadap Yen dan Euro masing masing, sebesar 0.5 persen.

 kontak perkasa futures

Pasar Nantikan Hasil Pertemuan AS-China

Gejolak harga yang terjadi pada pair AUD/USD hampir identik dengan pergerakan saham global dan mata uang Yuan dalam beberapa hari terakhir. Hal itu mencerminkan bahwa saat ini fokus investor sedang tertuju pada pertemuan antara Trump dan Xi Jinping di KTT G20.

Pasar cenderung bergerak choppy di tengah pandangan yang berbeda-beda, mengenai prospek kesepakatan perdagangan AS-China akhir pekan ini..” kata David de Garis, Ekonom di National Australia Bank.

The Wall Street Journal melaporkan baik AS maupun China tengah mencari solusi untuk meredakan ketegangan, dan sedang menjajaki kesepakatan perdagangan. Langkah tersebut akan diambil Washington dengan cara menangguhkan kenaikan tarif lanjutan selama musim semi 2019. Hal ini dilakukan untuk melakukan pembicaraan baru yang membahas reformasi kebijakan ekonomi China.