KPF BALI 24/10/14 -Pemulihan dari pasangan matauang EUR/USD telah agak berkurang, sekarang kemana arahnya pasangan matauang ini?

Team dari Deutche Bank sebagaimana yang disebutkan eFXnews menjelaskan pandangannya mengapa arah selanjutnya tetap bearish dan menunjuk pada level berikutnya.

Pandangan bearishnya Deutche Bank terhadap matauang EUR/USD selama beberapa bulan terakhir didasarkan pada dua faktor: perubahan yang material dalam kebijakan dari ECB dan gambaran arus yang berubah.

Menurut Deutche Bank, dari kedua faktor ini kedua-duanya menunjukkan penurunan.

  1. Kebijakan Moneter

“Keengganan terhadap resiko baru-baru ini telah menggeser perhatian kembali kepada the Fed dan suatu perubahan yang potensial dalam penentuan waktu dari kenaikan tingkat bunga yang pertama. Pandangan dari DB adalah bahwa kita harus membedakan antara sebab dan akibat. Penyebab dari kekacauan akhir-akhir ini adalah tekanan “disinflationary’ dari Eropa (dan Cina), bukan Amerika Serikat. Dengan demikian, ECB lah, bukannya the Fed, yang memiliki potensi terbesar untuk melakukan pelonggaran selama beberapa bulan kedepan,” sebagaimana diklarifikasikan oleh DB.

2. Capital Outflows

“Pemikiran rasional dibelakang euro yang lebih rendah adalah perubahan di dalam gambaran arus yang mendasarinya. Dalam jangka pendek, monitoring ETF yang berfrekuensi tinggi menunjukkan adanya likuidasi skala besar dari saham-saham Eropa oleh para investor Amerika…… Gambaran yang lebih besarnya adalah potensi pembelian asset asing dari orang Eropa yang bisa menyetir lemahnya matauang, sebagaimana yang ditambahkan oleh DB.

“Sebagai kesimpulan, arus dan gambaran bank sentral secara relatif bagi EUR/USD terus menunjukkan arah kebawah. DB tetap mempertahankan target EUR/USD diakhir tahun berada pada 1.25.