PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 08/08/16 – Dalam seminggu ke depan, investor akan terus fokus pada laporan ekonomi AS untuk mengukur apakah ekonomi terbesar di dunia itu cukup kuat untuk menahan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, dengan data penjualan ritel, Jumat, dalam sorotan.

Sementara itu, China akan merilis data perdagangan dan inflasi yang akan diawasi ketat di tengah kekhawatiran atas kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Di tempat lain, Jerman akan mempublikasikan data awal pertumbuhan ekonomi kuartal kedua di hari Jumat untuk melihat petunjuk lebih lanjut tentang kekuatan ekonomi zona euro.

Di Inggris, para pedagang akan memantau laporan produksi manufaktur tentang kejelasan baru kesehatan ekonomi setelah keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa.

Di luar G7, pedagang akan menunggu pengumuman kebijakan moneter dari Reserve Bank of New Zealand pada hari Rabu di tengah meningkatnya harapan pemotongan suku bunga.

Menjelang pasar dibuka, Investing.com telah menyusun lima daftar peristiwa terbesar di kalender ekonomi yang paling mungkin mempengaruhi pasar.

1. Laporan penjualan ritel AS bulan Juli

Departemen Perdagangan AS akan mempublikasikan data penjualan ritel bulan Juli pukul 19.30 WIB, Jumat. Perkiraan konsensus adalah bahwa laporan ini akan menunjukkan penjualan ritel naik 0,4% bulan lalu, setelah meningkat 0,6% pada bulan Juni. Penjualan Inti diperkirakan naik 0,2%, setelah naik 0,7% pada bulan sebelumnya.

Meningkatnya penjualan ritel dari waktu ke waktu berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, sedangkan penjualan yang lemah menunjukkan sinyal ekonomi menurun. Belanja konsumen menyumbang sebanyak 70% dari pertumbuhan ekonomi AS.

2. Data perdagangan China bulan Juli

China akan melepas angka perdagangan bulan Juli sekitar pukul 09.00 WIB pada hari Senin. Laporan ini diharapkan menunjukkan bahwa surplus perdagangan negara menyusut menjadi $47,6 miliar bulan lalu dari $48,1 miliar pada bulan Juni.

Ekspor China diperkirakan turun 3,0% pada bulan Juli dari tahun sebelumnya, menyusul penurunan 4,8% di bulan lalu, sementara impor diharapkan merosot 7,0%, setelah jatuh 8,4% pada bulan Juni.

Pada hari Selasa, China akan mempublikasikan laporan inflasi harga konsumen dan produsen bulan Juli. Data ini diharapkan menunjukkan bahwa harga konsumen naik 1,8% bulan lalu, sedangkan harga produsen diperkirakan turun sebesar 2,0%.

Selain itu, negara Asia akan mempublikasikan data produksi industri, investasi aktiva tetap dan penjualan ritel bulan Juli, Jumat.

3. PDB kuartal kedua Jerman

Jerman akan mempublikasikan laporan awal pertumbuhan ekonomi kuartal kedua pukul 13.00 WIB, Jumat. Ekonomi terbesar zona euro itu diperkirakan menguat 0,3% pada periode April-Juni, melambat dari pertumbuhan 0,7% pada kuartal sebelumnya.

Zona euro akan merilis revisi data pertumbuhan kuartal kedua pada pukul 16.00 WIB, Jumat. Estimasi awal yang diterbitkan pekan lalu menunjukkan bahwa ekonomi di kawasan ini tumbuh 0,3% dalam tiga bulan yang berakhir 30 Juni, dibandingkan dengan 0,6% pada kuartal pertama.

4. Produksi manufaktur Inggris Raya bulan Juni

Kantor Statistik Nasional Inggris akan menghasilkan data produksi manufaktur Inggris Raya untuk bulan Juni pukul 15.30 WIB, Selasa, di tengah ekspektasi penurunan 0,2%. Produksi industri diperkirakan naik 0,1%.

Bank of England memangkas suku bunga ke rekor terendah 0,25% dan meluncurkan langkah-langkah pelonggaran baru di pekan lalu dalam upaya menopang ekonomi Inggris dari penurunan setelah pemungutan suara Brexit.

Kegiatan ekonomi di Inggris Raya diperkirakan melambat tajam pada semester kedua tahun ini akibat bisnis di Inggris menghadapi ketidakpastian arah masa depan negara itu yang tercipta dari referendum Inggris Raya keluar dari Uni Eropa.

5. Keputusan suku bunga Reserve Bank of New Zealand

Kebijakan moneter terbaru Reserve Bank of New Zealand akan diumumkan pada pukul 04.00 WIB, Kamis. Sebagian besar analis pasar mengharapkan bank sentral untuk memangkas suku bunga 25 basis poin ke rekor terendah 2,0% dalam upaya menopang perekonomian dan meningkatkan pertumbuhan.