KPF BALI 10/06/14 -Dolar bergerak mixed di Asia pada hari Selasa dengan beberapa isyarat perdagangan langsung untuk memindahkan pasar pasca sentimen yang mendapat dorongan dari optimisme laporan pekerjaan AS dan angka pertumbuhan Jepang lebih baik dari perkiraan.

Di Tokyo perdagangan tengah hari, greenback melemah ke level 102,35 yen dari 102,53 yen pada Senin di New York, sementara euro sedikit terkoreksi di level 139,10 yen terhadap 139,35 yen.

Mata uang tunggal Eropa merosot ke level $1,3588, dibandingkan dengan di level $1,3592 di perdagangan AS.

Pelaku pasar mengatakan penurunan Indeks saham Jepang Nikkei 225 di sesi pagi merupakan faktor kunci dalam mendorong laju dolar terhadap yen.

Suku bunga dolar-yen dan pasar saham Tokyo terkait erat, dengan nilai yen secara langsung yang mempengaruhi profitabilitas eksportir Jepang.

Pada hari Jumat, Departemen Tenaga Kerja mengatakan ekonomi AS menambahkan 217.000 pekerjaan pada Mei lalu, sementara pengangguran bertahan pada level terendahnya di level 6,3 persen, tidak berubah dari bulan April.

Diikuti pada hari Senin, data revisi yang menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh sebesar 1,6 persen lebih baik dari yang diperkirakan pada kuartal pertama, laju tercepat dalam lebih dari dua tahun terakhir.

Sebuah peningkatan yang nyata dalam sektor manufaktur China dan perdagangan juga telah membantu untuk meningkatkan sentiment positif.

Pada hari Selasa, investor mengamati data baru yang menunjukkan tingkat inflasi China melonjak ke level tertingginya dalam empat bulan terakhir menjadi 2,5 persen pada Mei, meskipun itu masih di bawah target pemerintah sebesar 3,5 persen.

Sementara itu, pelaku pasar juga mencermati hasil pertemuan kebijakan Bank of Japan akhir pekan in