KPF BALI – 16/09/14  1. Analisa dari volume trading
Pengukuran volume didasarkan pada seluruh trader yang bertransaksi di FXCM dengan memperhitungkan ukuran lot-nya. Ketika trend sedang kuat, kenaikan volume trading akan mengkonfirmasi kekuatan dan arah trend, dan penurunan volume mengisyaratkan pelemahan trend yang memungkinkan pembalikan (trend reversal). Untuk pasar yang sedang uptrend, kenaikan volume menunjukkan peningkatan jumlah buyer, dan sebaliknya ketika downtrend kenaikan volume menunjukkan peningkatan jumlah seller.

Pada indikator volume diatas tampak 5 bearish candle yang kuat dan terjadi secara berturutan. Bersamaan dengan itu indikator volume naik dan menembus level tertingginya sejak 29 April 2014. Hal ini mengkonfirmasi downtrend yang kuat, break high volume menunjukkan kemungkinan berlanjutnya arah trend.

2. Analisa dari indikator sentimen
Sentimen pasar diukur dengan indikator SSI berdasarkan seluruh trader yang bertransaksi di FXCM sehingga tidak mencerminkan sentimen sebagian besar trader dari seluruh dunia. Namun demikian sebagai acuan probabilitas kita bisa menggunakan indikator ini. SSI dihitung berdasarkan rasio antara jumlah buyer dan seller, dan menurut analis tersebut indikator ini bersifat contrarian yang berarti interpretasi-nya berlawanan dengan apa yang ditampilkan. SSI yang positif adalah sinyal untuk sell sedang SSI negatif adalah sinyal untuk buy. Berikut tampilan indikator SSI untuk AUD/USD hingga 12 September 2014:

Tampak dari 2 siklus sebelumnya, ketika histogram SSI berada pada area postif pergerakan harga selalu downtrend. Saat ini SSI positif, maka interpretasi kita adalah peluang untuk sell.

3. Harga telah menembus support psikologis dan channel trend


Pada pembukaan awal minggu ini (15 September) AUD/USD telah menembus level support psikologis 0.9000 dan channel downtrend bagian bawah (lower channel) yang menunjukkan masih kuatnya sentimen bearish. (Baca juga analisa teknikal 15-19 September 2014).

Sebagai tambahan, masih lemahnya harga komoditi tambang dan turunnya data Industrial Production China yang dirilis Sabtu lalu menyebabkan berkurangnya permintaan dan akan berdampak negatif pada AUD. Output industri China bulan Agustus 2014 turun ke angka 6.9% dibandingkan sebelumnya yang 9.0%, dan lebih rendah dari perkiraan 8.8%.